Archive for Januari, 2017

Pelindung diri Man thian Hua Gai

 

 

man-thien-hua-kai

Pelindung Diri ‘Man Tian Hua Gai’

Dalam bersadhana, seorang penekun Tao (sadhaka) lumrah mengalami gangguan Mara, sehingga wajib menekuni Metode Pelindung Diri. Eksoterik, Esoterik, maupun, Taoisme, semua sama.

Taois Qingzhen pernah mengajari saya banyak Metode Pelindung Diri, di antaranya adalah Pelindung Diri ‘Man Tian Hua Gai’, manfaatnya sangat mulia, dipraktekkan oleh para Taois dari dulu hingga sekarang, metode rahasia ini boleh dikatakan tak ternilai, sangat berharga, orang yang belajar Taoisme dan meditasi, boleh coba melakukannya, sangat manjur untuk pelindung diri.

‘Man Tian Hua Gai’ ini menggunakan kain berbentuk bujursangkar, setiap sisi berukuran 5 kaki, tulisan dan Bagua di tengahnya digambar dengan Cinnabar, sedangkan pembatas yang berbentuk lingkaran itu digambar dengan tinta hitam.

Gantungkan di atas ruang meditasi dengan memilih hari ‘Ding’ (hari penetapan), ingat bahwa gambar atas kain kuning harus menghadap ke atas dan tersembunyi, gambar bawah menghadap ke bawah, menghadap tempat Anda (penekun Tao) bermeditasi, dengan kata lain, di atas kepala kita adalah gambar bawah ‘Man Tian Hua Gai’. Dan, penekun Tao duduk bersadhana di bawah ‘Man Tian Hua Gai’, maka sudah sangat aman. (Sebidang kain kuning digambar pada kedua sisinya, Jenderal Agung Wuji menghadap ke bawah)

Setelah memaku ‘Man Tian Hua Gai’ pada hari ‘Ding’ (hari penetapan) nyalakan dupa cendana di ruang meditasi, kemudian japa satu mantra sebanyak 21 kali, mantra berbunyi, “天上黃雲遍地護,人間黃雲祥光注,日月星辰大光景,江河山岳均靈至,魔也翻,鬼也翻,惟有神祇執靈柱,去渺茫來均迅速,世間萬事莫干擾,魂魄俱隨華蓋住,惟有三清太上翁,親乘羽蓋將軍護,上面團圓多神將,十團燦燦如秉燭,中有萬雷魔驚怕,一見祥光皆俯伏。吾奉三山九候先生律令攝。” (Tiānshàng huáng yún biàndì hù, rénjiān huáng yún xiángguāng zhù, rì yuè xīngchén dà guāngjǐng, jiānghé shānyuè jūn líng zhì, mó yě fān, guǐ yě fān, wéiyǒu shénqí zhí líng zhù, qù miǎománg lái jūn xùnsù, shìjiān wànshì mò gānrǎo, húnpò jù suí huá gài zhù, wéiyǒu sān qīngtài shàng wēng, qīn chéng yǔ gài jiāngjūn hù, shàngmiàn tuányuán duō shén jiāng, shí tuán càncàn rú bǐngzhú, zhōng yǒu wàn léi mó jīng pà, yījiàn xiángguāng jiē fǔfú. Wú fèngsān shānjiǔ hou xiānshēng lǜlìng shè.)

Mantra ini dijapa 21 kali, maka pahala pun sempurna. Ketahuilah bahwa ‘Man Tian Hua Gai’ ini akan memancarkan sinar kemujuran berwarna kuning menutupi di sekeliling tubuh penekun Tao (sadhaka) saat penekun Tao (sadhaka) sedang bermeditasi, Para Mara Langit dan Mara dari luar mengintip penekun Tao (sadhaka) menekuni Tao (bersadhana), di tengah sinar kemujuran berwarna kuning, penekun Tao (sadhaka) tidak akan terlihat alias menghilang, jika Mara Langit dan Mara dari luar bersikeras menerobos, dari tengah angkasa akan memunculkan kilatan petir yang menyambar sekaligus, menghancurkan roh Mara Langit dan Mara dari luar, kalau kabur dengan cepat, di antara 3 jiwanya akan berkurang 2, kalau telat, jiwanya akan musnah.

Ketika menggambar di atas kain kuning dengan Cinnabar dan tinta hitam, sebaiknya pikiran harus jernih, duduk tegak, juga mesti menyalakan dupa, saat memegang kuas untuk menggambar, lebih dulu menjapa mantra membersihkan mulut, membersihkan hati, dan membersihkan tubuh. Ketahuilah bahwa di tengah ‘Man Tian Hua Gai’ ini ada 3 bintang, 2 Dou, Bagua, 28 Jenderal Rasi, Empat Jiwa. Saat mau menggambar, bayangkan Taois Xuanhe (Bangau Misterius = Nama Taois Dharmaraja Liansheng) hadir, sinar keemasan memenuhi ruangan, celupkan Cinnabar dan tinta, lalu lebih dulu asapi sebentar dengan asap dupa, selanjutnya baru menggambar.

Mantra membersihkan mulut,

“嗡。玉池涎淨。羅千氣凝。虎賁異香攝。” (Om. Yùchí xián jìng. Luó qiān qì níng. Hǔbēn yìxiāng shè)

Mantra membersihkan tubuh,

“嗡。三華沖谷。五旡混凝。內外真白攝。” (Om. Sān huá chōng gǔ. Wǔ jì hùn níng. Nèiwài zhēnbái shè.)

Mantra membersihkan hati,

“嗡。台光瑩潔。神怡靈台。應變天真攝。” (Om. Tái guāng yíng jié. Shén yí língtái. Yìngbiàn tiānzhēn shè.)

Penekun Tao (sadhaka) melatih diri (bersadhana) di bawah ‘Man Tian Hua Gai’, seperti dewa sinar mentari memancar ke diri sadhaka, seperti dewa rembulan mengubah wujud, dilindungi oleh Mahadewa sejati, 28 Rasi adalah dewa pelindung Raja Cakravartin yang bergiliran melindungi setiap hari, sehingga semua Mara sesat, sama sekali tidak dapat mencelakai, fungsi ‘Man Tian Hua Gai’ ini begitu mulia, sangat luar biasa.

Seingatku, dulu saya mempunyai seorang teman, rumahnya dihantui, hantu-hantu itu awalnya hanya menindih di dalam mimpi, anggota keluarganya ditindih hingga teriak histeris, kemudian hantu-hantu menampakkan diri siang bolong untuk menakuti orang, banyak orang melihat pada saat bersamaan, di dalam rumah sering terjadi peristiwa aneh, seperti gelas retak sendiri tanpa sebab, pakaian beterbangan, tidur di ruang timur akan pindah ke ruang barat, cucu kecilnya mimpi berjalan, dan lain-lain….

Akhirnya, teman saya mengetahui saya seorang penekun Tao, sehingga memohon saya melakukan ritual, saya memohon pada Taois Qingzhen, Taois Qingzhen merogoh sebuah buntelan usang dan berhasil merogoh sepotong kain kuning yang sudah usang, begitu dibentangkan, ternyata ‘Man Tian Hua Gai’, Taois Qingzhen menyerahkan pada saya dengan penuh hormat, Guru Suci berkata, “Ini adalah ‘Man Tian Hua Gai’ yang berada di dalam ruang meditasi Kuil Shangqing yang berada di atas Gunung Qingcheng setinggi lebih dari 1600 meter, semula adalah peninggalan dari guru sesepuh, berfungsi mengusir kesesatan dan mengikat Mara, gantungkan di ruang tengah rumah teman Anda, setelah digantung 49 hari, turunkan lagi dan kembalikan pada saya.”

Saya tidak berani lalai, menyerahkan pada teman saya dan melakukan sesuai yang dipesankan. Aneh juga, begitu ‘Man Tian Hua Gai’ ini digantung, rumah teman saya itu terdengar suara berisik di mana-mana, seperti dua belah pihak sedang berperang, pihak yang menang mengejar pihak yang kalah.

Teman saya memberitahu saya. Begitu ‘Man Tian Hua Gai’ digantung, malamnya, suasana sangat tenang, selama bertahun-tahun lamanya, rumah ini tenang untuk pertama kalinya, selanjutnya, setiap malam juga demikian, anggota keluarga bersorak gembira, mereka berharap ‘Man Tian Hua Gai’ ini selamanya ditaruh di rumahnya, mereka bersedia membayar dengan harga tinggi untuk membeli ‘Man Tian Hua Gai’, mereka menawarkan saya harga 50 ribu dolar Taiwan. (saat itu, 50 ribu itu tidak sedikit)

Begitu Taois Qingzhen mendengarnya, tertawa terbahak-bahak, Guru Suci berkata, “Man Tian Hua Gai milik guru sesepuh dari Kuil Shangqing ini adalah pusaka tak ternilai, merupakan barang peninggalan sejarah, juga pusaka suci, manfaatnya tidak terhingga, begitu Man Tian Hua Gai ini menutupi jenasah, karma buruk dari mendiang juga akan sirna, yang berkarma ringan akan naik ke surga, yang berkarma berat akan bereinkarnasi. Begini saja! Liansheng, Anda buat satu lagi persis seperti contoh ini, digantung di ruang tengah rumah teman Anda, fungsinya juga sama, bisa aman dan bebas dari masalah.”

Lalu, saya buat satu lagi persis seperti contoh, lalu digantung di ruang tengah rumah teman saya, seperti diduga, rumahnya aman dan tidak bermasalah lagi, inilah kekuatan mahasakti dari ‘Man Tian Hua Gai’.

Hari ini, saya menulis ‘Legenda Tao’, menulis tentang ‘Man Tian Hua Gai’, jika ada orang begitu mengetahui metode ini, menguasai metode ini, sungguh tak ternilai, sungguh berharga sekali ibarat mendapatkan perhiasan batu permata, barangsiapa yang berjodoh dengan metode Tao, boleh melakukan simabandhana dan pelindung diri ala ‘Man Tian Hua Gai’.

source : http://www.tbsn.org/indonesia/news.php?cid=23&csid=57&id=5727

Iklan

Leave a comment »