Tanda-tanda kematian dan sadhana panjang umur

Kutipan Intisari Dharmadesana Dharmaraja Lian-sheng Sheng-yen Lu 22 Des 2012

Translated by Lian-hua Jun Shian

☑ Amitayus Buddha adalah manifestasi dari Amitabha Buddha, saat melafal Nama Agung kita melafal : “Namo Amitabhaya Buddhaya.” , umat Tao melafal : “Namo Wu-liang-sou Fo.” ( Namo Buddha Usia Tanpa Batas ), sesungguhnya Beliau Tanpa Batas Usia ( Amitayus ) dan Cahaya Tanpa Batas ( Amitabha ), Beliau adalah Amitabha Buddha. Manifestasi Amitabha Buddha adalah Amitayus Tathagata.

☑ Amitayus Tathagata mempunyai mudra , sama dengan Mudra Dhyana dari Amitabha Buddha, juga ada mantra dan visualisasinya. Amitayus Tathagata berwarna merah, Amitabha Buddha di Barat juga sama merah.

☑ Saat Anda menekuni Sadhana Amitayus Buddha, secara khusus melakukan visualisasi ditangan Beliau terdapat kalasa amrta panjang usia, bervisualisasi Amitayus Buddha menetap di atas ubun-ubun Anda, kemudian amrta dari kalasa mentes masuk mengabhiseka Anda, supaya semua rintangan karma, bahkan segala pertanda kematian, berubah menjadi air berwarna hitam yang keluar melalui pori-pori tubuh Anda. Usai visualisasi, Anda perlu menjapa mantra Amitayus Buddha. Saat bervisualisasi Anda harus membentuk mudra Amitayus Buddha, inilah Sadhana Amitayus Buddha.

☑ Dalam Sadhana Amitayus Buddha, yang terutama adalah memvisualisasikan Beliau menetap di atas ubun-ubun, kemudian amrta panjang usia dari kalasa, terus mengalir melalui nadi tengah Anda sampai pada ketiga nadi dan tujuh cakra, bahkan sampai ke cakra dan nadi yang subtil, memenuhi sekujur tubuh, supaya semua air hitam dalam sekujur tubuh Anda mengalir keluar, dengan demikian Anda dapat memperoleh panjang usia. Hari ini Amtayus Tathagata menetap di atas usnisa-Ku, kemudian amrta-Nya mengalir masuk kedalam tubuh-Ku, dan air hitam mengalir keluar dari tubuh. Oleh karena itu Mahaguru bisa memperpanjang usia. ( Hadirin bertepuk tangan ) Juga mendoakan semoga Anda semua yang hari ini hadir untuk mengikuti upacara, semua yang menyaksikan lewat internet, semua siswa Zhenfo zong, memperoleh kesehatan dan panjang usia.

☑ Dalam Tantrayana saat berjumpa dengan saudara Sedharma, pada akhirnya akan mengatakan Tashi Delek ( Sesuai Kehendak dan Mangala ), juga akan mengatakan : “Semoga Anda sehat dan panjang usia.” Ini merupakan sapaan yang mendasar.

☑ Tubuh jasmani manusia ada batas usianya, baik itu panjang usia, pendek usia maupun mati muda, semua akan mengalami sebuah fenomena yang di dalam Tantrayana disebut dengan Pertanda Kematian, yaitu sebuah fenomena tibanya kematian. Saat itulah, sewaktu pertanda kematiaan muncul, Anda perlu untuk menekuni Sadhana Amitayus Buddha, ini sangat penting.

☑ Saya akan memberitahu Anda semua, bagaimanakah itu pertanda kematian, saat Anda merasa tubuh dan pikiran Anda tidak mempunyai daya, tidak berkekuatan, tangan tidak bertenaga, kaki tidak bertenaga, seluruh tubuh tidak ada tenaga, sangat kelelahan, ini bukan kondisi tubuh seorang sadhaka. Sebab seorang sadhaka mengolah prana, seorang yogi mengolah prana, sehingga prana Anda menjadi penuh, dengan demikian Anda akan mempunyai daya hidup, seperti sebuah bola, begitu dipukul langsung melayang tinggi. Namun saat prana buyar bocor, tubuh dan pikiran Anda tidak bertenaga, ini berarti tidak berhasil dalam mengolah prana, atau bisa juga karena dicuri oleh para bhuta. Jika para bhuta menghisap prana Anda, tubuh dan pikiran Anda menjadi tidak bertenaga, saat terbangun di pagi hari, jelas-jelas semalam tidur sangat lama, namun saat bangun tidur kepala malah pusing dan mata berkunang-kunang, sekujur tubuh tidak bertenaga. Apa yang dilakukan semalaman ? Pasti dikarenakan para bhuta menghisap prana Anda, ini merupakan persoalan yang sering ditemui. Bangun di pagi hari seharusnya energi dalam kondisi yang paling baik, ini barulah kondisi seorang sadhaka yogi. Jika bangun dipagi hari dan merasa sekujur tubuh tidak bertenaga dan tidak bersemangat, berarti tubuh dan pikiran Anda bermasalah, ini merupakan sebuah pertanda kematian.

☑ Selain itu, jika mimpi Anda tidak mangala ( mimpi pertanda buruk ), bermimpi jantung Anda dikeruk keluar, atau mimpi dipenggal, tangan dan kaki dipenggal, ini merupakan mimpi pertanda kematian, harus menekuni Sadhana Amitayus Buddha.

☑ Ada lagi yang ke tiga, Anda merasa sangat tertekan dan membenci dunia fana, merasa tiada lagi harapan, depresi, ini juga merupakan fenomena pertanda kematian. Depresi yang parah akan membuat Anda memanjat sangat tinggi, berdiri sambil memandang ke bawah tempat para manusia, kemudian melompat turun. Rasa tertekan dan benci pada dunia, juga merupakan fenomena pertanda kematian.

☑ Terhadap dunia manusia, Mahaguru masih ada rasa suka, penuh dengan rasa sukacita, masih belum ada pertanda kematian. Jika Anda merasa putus asa terhadap semua di dunia, putus asa terhadap semua manusia, tidak lagi percaya siapapun, bahkan merasa diri sendiri tidak punya masa depan , juga merasa tidak mungkin memiliki harta dimasa depan, merasa tidak mungkin memiliki pekerjaan layak dimasa depan, seakan-akan sudah tidak punya segala-galanya, ini juga tidak baik. Merasa tertekan dan membenci dunia fana juga merupakan semacam pertanda kematian.

☑ Yang ke lima, Anda jatuh sakit, sakit yang tidak bisa disembuhkan, ini juga merupakan fenomena pertanda kematian.

☑ Jika Mulacarya, Yidam dan Dharmapala, kadang muncul kadang tidak, ada kalanya membuat Anda tidak jelas melihatnya, atau sepenuhnya melepaskan Anda, ini juga merupakan pertanda kematian. Mahaguru belum, setiap saat Mahaguru mengangkat piring untuk menghaturkan pujana pada Guru, Yidam dan Dharmapala, semuanya hadir, dari sini bisa diketahui masih belum tiba saatnya kematian.

☑ Yang ke enam, kemanapun Anda pergi selalu merasa tidak tenang, tidur juga tidak tenang, diluar juga tidak tenang, di dalam rumah juga tidak tenang, kemanapun hati selalu tidak tenang. Menurut sadhaka, ini juga merupakan fenomena pertanda kematian.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: