4 tingkatan dalam melatih diri

Empat Tingkat Dalam Melatih Diri 【修行的四個層次】
Ceramah Dharma Shizun di Taman Tantra Satya Buddha, 27 Febuari 1992.
Oleh Maha Mula Acharya Liansheng
Diterjemahkan oleh Zhiwei Zhu

Dulu ada orang yang datang kesini, ia melihat kita bersadhana bersama sekali

setiap hari, setelah pergi ia berkata :  Kalian setiap hari bersadhana bersama

seperti ini, lantas bisa menjadi Budha?

Maksudnya adalah: Setiap hari menyembah Budha, menyembah Bodhisatva,

menyembah Dharmapala, melakukan gerakan-gerakan ini dan itu, bisakah

menjadi Budha?  Sebenarnya, pertanyaan ini sangat bagus,

mari kita jawab seperti ini: Belum tentu menjadi Budha.

Setiap hari antara pukul empat sampai pukul lima sore datang kesini untuk

bersadhana bersama, anda lakukan hal ini selama 20 tahun, 50 tahun pun

belum tentu anda menjadi Budha, mengapa? Sama-sama melafal Nama Budha,

tetapi satunya terlahirdi Tanah Suci, satu lagi tidak, mengapa ?  Sama-sama

bersadhana disini, ada orang yang dapat menjadi Budha dengan tubuh ini juga,

ada yang bukan hanya tidak menjadi Buddha malah jatuh ke dalam Neraka,

apa sebabnya?

Melatih sadhana yang sama, mengapa ada yang bisa menjadi Budha dengan tubuh

ini juga, sedangkan yang lain tetap sebagai orang awam duniawi? Ini tergantung

pada dengan apa anda menekuni sadhana itu, anda menggunakan ‘Wujud Luar’ ()

dalam sadhana (seperti yang baru saja kita lakukan di dalam sesi sadhana bersama ini, yang

Anda semua dapat lihat adalah Wujud Luar), yang berarti: Mulut anda menjapa ‘Om. 

Amitiewa. Sie’, tangan membentuk mudra Amitabha, juga bervisualisasi Amitabha, cara dan 

urutan yang Anda lakukan sudah benar, akan tetapi anda bersadhana dengan menggunakan 

wujud luar, anda tidak bersadhana dengan menggunakan ‘batin’ (內心) anda. Seandainya anda 

setiap hari seperti ini melafal Sutra, meditasi juga tidak sepenuh hati, dengan terusmenerus 

melakukan ini selama dua puluh tahun, lima puluh tahun, pada saat bersadhana anda duduk 

disana tanpa bergerak, relatif tidak banyak pikiran, anda bisa memperoleh sedikit berkah 

keberuntungan, atau mungkin juga tubuh sedikit lebih sehat, selain ini, anda tidak dapat 

apa-apa lagi.

Ada empat tingkat dalam bersadhana:

1. Wujud Luar 【外相. Pada sisi luar ini, yang semua orang dapat lihat adalah sama. 

Shizun tahu, Anda juga tahu. Kita semua melakukan hal yang sama. Inilah Wujud Luar.

2. Pelatihan Dalam 【內修】. Pelatihan diri dengan hati/pikiran/batin, yang telah 

menggunakan hati disebut pelatihan dalam. Pelatihan dalam adalah 

beberapa rincian visualisasi, termasuk didalamnya semua kata-kunci-rahasia visualisasi.

3. Pelatihan Rahasia 【密修. Pada saat anda bersadhana, anda telah menekuni 

dengan menggunakan batin bawah-sadar (潛意識) anda, ini disebut Pelatihan Rahasia.

4. Pelatihan Sangat Rahasia 【密密修】. Ini melatih dengan menggunakan 

‘kesadaran paling dalam’ (最深的意識), adalah melatih dengan menggunakan kesadaran 

yang tidak ada yang lebih tinggi/dalam lagi. Setelah anda bersadhana sampai pada tingkat 

pelatihan sangat rahasia, anda sendiri langsung serupa dengan Budha, bersadhana dengan 

secara total manunggal dengan Budha, ini disebut Pelatihan Sangat Rahasia.

Tanah Suci Sukhavati juga mempunyai empat Tanah Suci:

1. Tanah Yang Awam dan Suci Tinggal Bersama 『凡聖同居土』

ini adalah Tanah Suci Wujud Luar.

2. Tanah Faedah Upaya Kausalya 『方便有餘土』

ini adalah Tanah Suci pelatihan dalam, hanya Arahat yang dapat tinggal disini.

3. Tanah Agung Pahala Nyata 『實報莊嚴土』, 

ini adalah Tanah Suci pelatihan rahasia, tempat tinggal Budha Sambhogakaya.

4. Tanah Cahaya Nirvana Abadi 『常寂光土』

Tanah Suci sangat rahasia, tempat tinggal Budha Dharmakaya.

Tanah Suci Sukhavati juga terbagi menjadi empat Tanah Suci, kita bersadhana

juga sama terbagi menjadi empat tingkat pelatihan. Jangan kira kita disini

duduk dan melakukan gerakan-gerakan ini dan itu, dalam waktu singkat telah

selesai bersadhana, tetapi, seandainya anda gunakan ‘kesadaran yang paling

dalam’ di dalam pelatihan, maka anda akan menjadi Budha dengan tubuh ini juga.

Seandainya anda melatihnya dengan menggunakan ‘Wujud Luar’, orang lain

melakukan gerakan apa, saya juga melakukan gerakan apa; orang lain melakukan

apa, saya juga melakukan apa; orang lain menjapa apa, saya juga menjapa apa;

orang lain memvisualisasikan apa, saya juga memvisualisasikan itu, semuanya

hanyalah formalitas, maka anda adalah orang awam duniawi.

Melatih diri, wajib sampai kepada pelatihan dalam (visualisasi dengan pikiran);

lalu melatih dengan ‘batin bawah sadar’; terakhir sampai pada pelatihan dengan

‘kesadaran paling dalam’.

Anda memasuki ‘kesadaran paling dalam’, tanpa perlu anda melakukan gerakan-gerakan tertentu, tetap saja anda akan menjadi Budha dengan tubuh yang ini juga.

Om Mani Padme Hum.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: