Bija Aksara “Hrih”

HRIH/ xie adalah bijaksara dari Amitabha, Padmasambhava  dan Avalokitesvara, serta berbagai deitis lainnya yg berhubungan dengan keluarga Nya.

Menurut pelafalan Mahaguru Liansheng, HRIH ini dilafal “Xie atau Chuli”

Om mani pedda me hum chuli (om mani pad me hum dari silsilah sukong)

Dalam Tripitaka 《大正藏》No. 1956,
Kumpulan Mantratantra Kelahiran Kembali 《密咒圓因往生集》。
Bagian Sutra Samaya Heruka 《大樂金剛三昧經般若理趣釋》dikatakan:

「HRIH adalah empat huruf yg menjadi satu suku kata mantra 」
Karena suku kata sanskrit adalah gabungan dari beberapa suara.

Dalam Sutra tersebut juga dikatakan :
「Bila seseorang dapat menjapakan mantra satu suku kata ini, dapat menyingkirkan malapetaka dan penyakit. Saat meninggal dunia terlahir di bagian atas dari Tanah Tanah Suci yang tenteram dan bahagia.

source lienhua sian

As Bucknell, et al. (1986: p. 15) opine, the complete Avalokiteshvara Mantra includes a final Hrīh (hrih, pronounced “heRee”[needs IPA]), which is iconographically depicted in the central space of the syllabic mandala as seen in the ceiling decoration of the Potala Palace.[9] The hrīh is not always vocalized audibly, and may be resonated ‘internally’ or ‘secretly’ through intentionality.

source wikipedia

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: