Kitab Permata Pertama di Tibet

Arya Avalokitesvara Bodhisattva Mahasattva yang suci pernah bermanifestasi di dunia saha sebagai Dharmaraja Srong-btsan- sgam-po, menuliskan dalam Catatan Kumpulan Permata.

CATATAN KUMPULAN PERMATA
《Ma Ni Quan Ji – 嘛呢全集》
(Kumpulan semua sutra , sebagai kumpulan kitab pertama di Tibet)

diterjemahkan oleh Lianhua Shian untuk Mahaguru Liansheng , Xueshantongzi dan Sadparamita forum

Menjapa Sadaksari Mahavidyamantra,dapat menangkis dan mententeramkan serangan mara jahat.

OM = menangkis & mententeramkan gangguan Dewa Mara ;
MA = menangkis & mententeramkan gangguan setan wanita ;
NI = menangkis & mententeramkan gangguan raja jahat ;
BEI = menangkis & mententeramkan gangguan penghuni tanah lokal ;
MI = menangkis & mententeramkan gangguan mara kematian ;
HUM = menangkis & mententeramkan gangguan putana dan yaksa.

Menjapa Sadaksari dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

OM = Menyembuhkan penyakit yang ditimbulkan oleh 4 unsur.
MA = menyembuhkan pyrexia
NI = menyembuhkan penyakit angin / udara.
BEI = menyembuhkan penyakit kelenjar
MI = menyembuhkan penyakit dingin
HUM = menyembuhkan penyakit empedu.

Menjapa Sadaksari Mahavidyamantra dapat menyucikan karma buruk enam alam tumimbal lahir dan menyingkirkan deritanya.

OM = Menyucikan karma buruk dewa dan derita kematian dewa.
MA= menyucikan karma buruk asura dan derita peperangannya.
NI = menyucikan karma buruk manusia dan derita lahir, tua, sakit dan mati.
BEI = menyucikan karma buruk binatang dan derita perbudakannya.
MI = menyucikan karma buruk setan kelaparan dan derita lapar haus.
HUM = menyucikan karma buruk neraka dan derita panas dingin.

Menjapa Sadaksari Mahavidya dapat menutup pintu ke enam alam gati.

OM = mengenyahkan kekuatan karma yang timbul dari kesombongan dan menutup pintu alam dewa.
MA = mengenyahkan kedengkian dan menutup pintu alam asura.
NI = mengenyahkan keserakahan dan menutup pintu alam manusia.
BEI = mengenyahkan kebodohan dan kelambanan serta menutup pintu kelahiran alam hewan.
MI = mengenyahkan sifat kikir, menutup pintu alam setan kelaparan.
HUM = mengenyahkan kebencian yang menyebabkan kelahiran di alam neraka dan menutup pintu alam neraka.

Menjapa Rajamantra ini, dapat menyucikan semua karma 10 kejahatan, 5 karma buruk anantarya dan lainnya, yang semua karma yang diperbuat melalui tiga pintu yaitu tubuh, ucapan dan pikiran serta kebiasaan buruk.

OM = menyucikan tubuh
MA = menyucikan ucapan
NI = menyucikan pikiran
BEI = menyucikan keruwetan dan kemelut batin
MI = menyucikan kebiasaan buruk
HUM = menyucikan pengetahuan buruk

Menjapa Sadaksari Mahavidyamantra dapat menyucikan segala pelanggaran sila mula Tantrayana dan ikrar lainnya.

OM = memulihkan sumpah tubuh
MA = memulihkan sumpah ucapan
NI = memulihkan sumpah pikiran
BEI = memulihkan sumpah mula
MI = memulihkan bagian sumpah
HUM = memulihkan segala sumpah

Dan lagi, semua akar karma buruk , batin yang membedakan dan bahkan kilesha racun lobha, dosha, moha, keraguan iman pada Guru dan Dharma ,serta kesombongan…. semua bisa dikalahkan dan dilenyapkan dengan Sadaksari Mahavidyamantra.

OM = menghancurkan kebodohan
MA = menghancurkan kebencian
NI = menghancurkan kesombongan
BEI = menghancurkan keserakahan
MI = menghancurkan kedengkian
HUM = menghancurkan segala kilesha

Dan lagi, sepuluh penjuru dan tiga masa para Arya tempat berlindung para insan dapat disatukan menjadi Triratna dan Trimula, bila menjapa Sadaksari Mahavidya berarti telah sampai pada Pada Yang Unggul didalam suatu perlindungan (sarana)

OM = Buddha Saranam
MA = Dharma Saranam
NI = Sangha Saranam
BEI = Guru Saranam
MI = Yidam Saranam
HUM = Dakini Dharmapala Saranam

Menjapa Sadaksari Mahavidyamantra dapat mencabut derita dalam tumimbal lahir dan alam rendah

Dan lagi, bila menjapa Sadaksari Mahavidyamantra walau belum menerima sila pembebasan, Bodhisattva sila dan Tantrayana sila , namun dapat timbul sila sila tersebut .  Yang telah muncul tidak akan menerima pengaruh buruk yang menghancurkan sila, namun bagi yang telah tercelakakan dan menghancurkan, maka akan memperoleh pemulihan. Bahkan akan memiliki semua pahala Triyana.

OM = menjaga sila Sravaka
MA = menjaga sila Pratyeka Buddha
NI= menjaga sila Bodhisattva
BEI = menjaga sila Upasaka
MI = menjaga atasila
HUM = menjaga sila Tantrayana

Dan lagi, bila menjapa Sadaksari Mahavidyamantra akan dapat membangkitkan Catur Brahmavihara dan memberikan manfaat pada para insan.

OM = membangkitkan mahakaruna
MA = membangkitkan mahamaitri
NI= membangkitkan karuna tak terhingga
BEI = membangkitkan mudita tak terhingga
MI = membangkitkan upeksa yang tak terhingga
HUM =membangkitkan Sifat Dharma tak terhingga

Dan lagi, menjapa Sadaksari Mahavidyamantra, dapat mengumpulkan pahala Bodhicitta Mahayana, dapat timbul dalam kesadarannya terus menerus dan mencapai permata tertinggi.

OM = membangkitkan tekad Bodhicitta .
MA = membengkitkan tekad menjalankan Bodhicitta.
NI = membangkitkan Bodhicitta yang tiada duanya.
BEI = membangkitkan Bodhicitta sifat Dharma.
MI = membangkitkan Bodhicitta Prajna.
HUM = membangkitkan Bodhicitta terunggul
Dan lagi, segala karya Bodhisattva yang luas dan dalamnya bagai samudera dinamakan Sadparamita, bila menjapa Sadaksari Mahavidya akan dapat menyempurnakan Sadparamita.

OM = menyempurnakan Danaparamita.
MA = menyempurnakan Silaparamita
NI = menyempurnakan Ksantiparamita
BEI = menyempurnakan Viryaparamita
MI = menyempurnakan Dhyanaparamita
HUM = menyempurnakan Prajnaparamita

Menjapa Sadaksari Mahavidya akan memperoleh abhiseka rahasya Tantrayana dengan alamiah.

OM = tubuh memperoleh abhiseka tubuh dewata
MA = ucapan memperoleh abhiseka mantra
NI = pikiran memperoleh abhiseka Dharma
BEI = memperoleh abhiseka dengan menggunakan ratnakalasa utk mematangkan tubuh
MI = memperoleh abhiseka rahasya untuk mematangkan ucapan
HUM = memperoleh abhiseka prajna utk mematangkan pikiran

Menjapa Sadaksari Mahavidya Rajamantra berarti telah berdoa kepada sepuluh penjuru dan tiga masa Triratna, Trimula dan samudera Para Dharmapala, merupakan raja dari segala doa dan satu satunya akar dari semua doa.

OM = Berdoa pada tubuh semua Buddha Bodhisattva.
MA = berdoa pada ucapan semua Buddha Bodhisattva
NI = berdoa pada pikiran semua Buddha Bodhisattva ,
BEI = berdoa pada pahala semua Buddha Bodhisattva
MI = berdoa pada karman atau karya semua Buddha Bodhisattva.
HUM= berdoa pada tubuh, ucapan , pikiran, pahala dan karya semua BUddh aBodhisattva.

Dengan menjapa dan berdoa pada Sadaksari Mahavidya Rajamantra ini akan memperoleh semua adhistanan dan siddhi dari cakra keagungan yang tak habisnya , tubuh, ucapan, pikiran, pahala dan karman para Buddha Bodhisattva.

OM = tubuh memperoleh adhisatana tubuh
MA = pikiran memperoleh abhiseka ucapan
NI = 呢字,pikiran memperoleh abhiseka pikiran
BEI = memperoleh abhiseka pahala yang lahir alamiah
MI = memperoleh abhiseka sekehendak hati berhasil dalam karman
HUM = memperoleh semua abhiseka tanpa halangan

Dan lagi, menjapakan Sadaksari Mahavidyamantra akan memperoleh kelima hal menjadi suci, kemudian akan memperoleh adhistana dan siddhi dari Dakini dari lima bagian, merealisasikan kesucian sifat sejati dari Lima Baghavati dan akhirnya merealisasikan Buah ke Buddha an.

OM = kelima unsur tersucikan menjadi Vajrayogini Baghavati
MA = menyucikan unsur tanah menjadi Dakini bagian Buddha
NI = menyucikan batin menjadi Dakini bagian Vajra
BEI = menyucikan unsur api menjadi Dakini bagian ratna
MI = menyucikan unsur air menjadi Dakini bagian padma
HUM = menyucikan unsur angin menjadi Dakini bag karman

Dengan demikian , kelima unusr dalam tubuh dan batin tersucikan menjadi Dakini 5 bagian

OM = Baghavati Sadaksari
MA = Baghavati Samanthabadra
NI = Baghavati Buddhalocani (Foyan Fomu)
BEI = Baghavati Pandaravasini (Baiyi Guanyin Pusa)
MI = Baghavati Mamaki
HUM = Baghavati Tara Devi

Dengan demikian 5 unsur tersucikan menjadi sifat mula Panca Baghavati dan mencapai buah ke Buddha an.

Dan lagi, menjapa Sadakasari Mahavidya mantraraja, membuat lima racun kilesha dan batin membedakan lenyap di Dharmadhatu dan timbul Pancajnana.

OM memunculkan Dharmadhatu jnana.
MA memunculkan ādarśajñāna
NI memunculkan Samatajnana
BEI memunculkan Pratyave Ksana jnana
MI memunculkan Krtyanusthanajnana
HUM memunculkan Sahitajnana

Keenam Jnana ini tidak perlu mencarinya , dengan alamiah akan muncul.

Dan lagi bila menjapa Sadaksari Mahavidya Mantraraja ,menyucikan pancaskandha sebagai Tubuh sejati Buddha 5 bagian.

OM memperoleh pencapaian Maha Karuna
MA pencapaian Vairocana Buddha
NI pencapaian Vajrasattva
BEI pencapaian Ratnasambhava
MI pencapaian Amitabha Buddha
HUM pencapaian Amoghasiddhi Buddha

Demikianlah, bila menjapa Sadaksari akan mampu mengembalikan dua penghalang dan sifat kebiasaan buruk kembali pada Dharmadatu, dan merealisasikan tingkatan Samnthabadravalokitesvara Sang Pelindung Pimpinan Lima Tubuh Mahavajra , walau samsara belum kosong, akan bermanifestasi selalu dalam Triloka demi menyelamatkan para insan.

OM merealisasikan Dharmakaya
MA mereaslisasikan Sambhogakaya
NI merealisasikan Nirmanakaya
BEI mereaslisasikan Svabhavavikakaya
MI merealisasikan Boddhikaya
HUM merealisasikan Vajrakaya yang tak berubah

Dharmaraja Songstengampo berkata :”嗡嘛呢叭咪吽” ,Om Mani Padme Hum , merupakan aksara dari iddhi, dapat menyukseskan segala manfaat ; Juga merupakan aksara ucapan dapat menyukseskan penjapaan.

Fuzang Dashi 伏藏大師列繞朗巴(kehidupan lampau dari Dharmaraja Cintamani 法王如意寶)dalam kitab Nya mengatakan :

“Sepuluh penjuru Bijaksanawan, cintamani yang paling inti, semua berada dalam Sadaksari ini, dapat segera merealisasikan Para Buddha Tiga Masa.”

“Bila menekuni Cintamani intisari realisasi Para Buddha ini , maka dapat menyingkirkan segala penyakit, bencana kelaparan, senjata dan segala mmalapetaka yang ditimbulkan oleh 4 unsur. Usia, berkah, kemakmuran semua semakin bertambah, senantiasa dilindungi Buddha Bodhisattva dan Para Dewata.

semua karma buruk sejak kehidupan lampau yang tak terhingga , kilesha, dukha, pelanggaran dan sifat kebiasaan buruk semua kaan tersucikan. Terbebas dari samsara, alam rendah dan dukha alam bardo. Terlahir di Tanah Suci Padma nan Agung. Dan akhirnya memperoleh Sarvajnana Para Buddha.

Bila dapat memiliki pandangan benar, memiliki keyakinan yang kuat dan kokoh serta tak mundur terhadap Sang Buddha, ditambah lagi memiliki pemahaman kuat mengenai kekuatan adhistana mantra raja ini terhadap ucapan, pikiran dan perbuatan. Tidak hanya di terang hari, di saat sore, malam ,bahkan dalam mimpi akan selalu menjapakan mantra ini dengan disiplin.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: