Melindungi diri dari kebocoran bindu


Menurut ajaran “Lam Drey”, adalah suatu kesalahan besar bila sadhaka mengalami kebocoran “bindu”(mani)

Apalagi sepatah kalimat di dalam “Sutra Kalachakra”, yang paling mengejutkan adalah: “Kebocoran adalah penyebab kemunduran.”

Sebenarnya kebocoran dapat dibagi menjadi berbagai kondisi:

1. Kebocoran di tengah melimpahnya kenikmatan.

2. Kebocoran di tengah mimpi kebiasaan buruk mara setan.

3. Kebocoran di tengah gangguan penyakit pada malam hari.

4. Kebocoran di tengah keserakahan berhubungan dengan pasangan.

5. Kebocoran di tengah diet yang tidak teratur.

6. Kebocoran di tengah perilaku yang tidak layak.

Saya akan jelaskan keenam poin di atas sebagai berikut:

“Kebocoran di tengah kelimpahan kenikmatan” —

setelah kekuatan bersadhana mencukupi, bindu pun meningkat, namun, ketika berkelimpahan, ia akan mengalir keluar dengan sendirinya.

Cara perlindungannya adalah “Modifikasi Enam Gaya”, “寂忿語導引“, dan “Aksara Hum dengan Kekuatan Istimewa”.

Menggunakan “Mudra Pembebasan Singa” juga boleh.

Pokoknya, bindu yang berkelimpahan, “dipencar” ke nadi-nadi.

“Kebocoran di tengah mimpi kebiasaan buruk mara setan” — kebocoran jenis ini paling mudah terjadi pada diri sadhaka, alias “bhiksu ngompol” atau “menggambar peta”, sehingga seprai dan celana dalam pun basah dan lengket, bangun tengah malam untuk cuci celana, sungguh memalukan!

Cara perlindungannya adalah “Sadhana Tidur Bersinar”.

1. Ambil tali berwarna hitam, ikat 21 simpul, masing-masing dijapa mantra yidam 108 kali, lalu ikat di pinggang.

Atau

2. Ambil benang pancawarna yang dipilin oleh bocah perempuan, ikat 3 simpul, saat senja, japa mantra masing-masing 1080 kali, ikat di pinggang.
Mantra berbunyi:

Om. Muzha. Dala Dsala. Bianda. Mixitadie. Suoha.”

Dengan demikian dapat dilindungi.

“Kebocoran di tengah gangguan penyakit pada malam hari” – kebocoran ini dialami oleh sadhaka yang menderita sakit, ia mengalami kebocoran bindu karena gangguan makhluk halus.

Cara perlindungannya: “simabandhana”.

“Simabandhana” makin ketat makin bagus, simabandhana terdiri dari kanopi Vajra, fondasi Vajra, tembok Vajra, dan api Vajra.

Lebih lanjut, serap makanan yang basah dan gatal, tutup bagian kemaluan dan pinggang dengan kulit dan bulu hewan liar.

Pasti bisa melindunginya.

“Kebocoran di tengah keserakahan berhubungan dengan pasangan” — ketika melakukan Sadhana Yab Yum dengan pasangan, pasangan bergerak dengan hebatnya, memperlihatkan berbagai gerakan mempesona. Saat ini, sadhaka segera melakukan perlindungan dengan “Modifikasi Enam Gaya”, itu yang terpenting.

Lebih lanjut, ambil bunga dan buah yang mekar sepenuhnya, haluskan menjadi bubuk, lalu makan pada saat perut kosong, bisa melindungi.

Lebih lanjut, segera berdiri terbalik, visualisasi yidam, maka bisa segera berhenti.

Kebahagiaan tertinggi dari pasangan dan pasangan memperlihatkan berbagai pesona, paling mudah membuat sadhaka kehilangan perlindungan, sadhaka segera “visualisasi sunya”, japa mantra:

Om. A li heng da qie cha zhu. Qie cha zhu.”

“Kebocoran di tengah diet yang tidak teratur” dan “kebocoran di tengah perilaku yang tidak layak” ada sangkut pautnya dengan keempat poin sebelumnya, sadhaka tentu harus memperhatikan keseimbangan diet dan perilaku yang layak.

Cara perlindungannya tidak istimewa, secara garis besar hampir sama dengan keempat cara perlindungan sebelumnya, semua boleh digunakan.

“Modifikasi Enam Gaya.”

“Sadhana Tidur Bersinar.”

“Mudra Pembebasan Singa.”

“Simabandhana.”

“Metode Mengikat Tali.”

“Japa mantra.” dan lain-lain.

Jika ada yang tidak dimengerti, sebaiknya meminta petunjuk dari Vajracarya sejati.

from gm. book 201

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: