BUDDHA PADMASAMBHAVA MENGAJARKAN MAHAGURU LIEN SHENG

Source : GM book 179

Padmasambhava dan Mahaguru Liansheng

Kehidupan saya penuh dengan keunikan, kenyataan ini tidak diragukan lagi, paling tidak bahkan saya sendiri juga merasa keheranan, sebab rasanya mustahil hal semacam itu bisa terjadi di dunia modern ini.

Salah satunya adalah saya dibawa oleh Padmasambhava ke sebuah kuburan kuno untuk diberi pewarisan Sadhana Tantra.

Ada empat Tempat Suci Tantrayana :

1. Kamakhya
2. Srihatta
3. Purnagiri
4. Uddiyanna

Tidak hanya mewariskan Sadhana Tantra, Padmasambhava juga mengulas sutra :
1. Suvarnaprabhasasutra mengandung ajaran kesunyataan, namun sutra ini memuji mantra tantra, Sarasvatidevi dan Sridevi semua ada disini, merupakan sutra Mahayana dan sekaligus juga Tantrayana.

2. Mahavairocanasutra, terdiri dari sutra, tata cara pujana, bagian tantra, serta Garbhadhatusutra.

3. Vajravadasutra , terdiri dari Vajradhatu, Trailokyavijaya, abhicaruka dan realisasi.
(Oleh karena itulah saya Buddha Hidup Liansheng mempunyai Mahamudra dua bagian, yaitu Garbhadhatu dan Vajradhatu)

4. Manjusrimulatantra, sutra ini menitikberatkan pada tata ritual, yukta dengan dewa, Tara juga ada di dalamnya. Berisi Mahamantra, tata ritual, kesenian, abhiseka, tempat ibadah dan lain sebagainya.

5. Guhyasamaja, isinya adalah Bodhicitta Pencerahan, teori kesunyataan, realisasi siddhi, abhicaruka, dan realisasi mantratantra.

6. Ekavirasutra.

7. Mahakarunasunyajnanasutra , Sadhana Hevajra dan Nairatmyadevi.

8. Vajraphalatantra, Taramulatantra, Maitrikarunasila, Mahakala, Kalacakra, Sastra Lima Tahapan.

9. Sadhanamala , silsilah.

Padmasambhava mewariskan berbagai macam sutratantra kepada saya di dalam kuburan kuno, saya menjadi penerus silsilah sekte kuburan kuno (Gumupai), mirip seperti dalam novel yang ditulis oleh Jinyong, ilmu silat sekte Kuburan Kuno sangat tinggi, namun yang saya tekuni bukan ilmu silat seperti 18 Tapak Penakluk Naga, melainkan sadhana tantra, cara terbebas dari kelahiran dan kematian, Mahasadhana pencapaian Kebuddhaan dalam hidup saat ini juga.

Sedangkan Tantra saya berasal dari Samadhi, dibawa oleh Padmasambhava ke Kuburan Kuno, memperoleh Mahamudra Vajradhatu dan Garbhadhatu, silsilah ini termasuk silsilah dari angkasa, sisilah sejati dari sepuluh penjuru Tathagata di tiga masa.

Silsilah alam manusia adalah :
Nyingmapa – Biksu Liaoming ; Gelugpa – Acarya Tubten Dhargye ; Kagyud – Karmapa ke 16 ; Sakyapa – Acarya Sakyazhengkong (Dezhung Rinpoche) ; Zhongchipai (Tantra Timur) Acarya Pufang.

Ada orang yang mengatakan :
“Sebenarnya Padmasambhava pergi kemana ? Kapan Beliau menampilkan tubuh sinar pelangi disaksikan dihadapan khalayak, Dharmakaya Padmaguru Yang Agung, Tiada Awal dan Tiada Akhir, dimanapun kita akan mampu beryukta dengan Nya.”

“Ha!”
Dalam Samadhi saya dibawa Padmasambhava untuk bertemu denganNya, tidak hanya bertemu, namun juga mewariskan Sadhanatantra dari Sekte Kuburan Kuno ! (Delapan Belas bagian Mahaparipurna)

Padmaguru memberitahu saya :

“Seumur hidup di fitnah.”

Maksudnya adalah Padmasambhava seumur hidup Nya menerima banyak fitnahan. Beliau juga menunjuk saya dan mengatakan : “Dalam kehidupanmu harus menerima fitnahan keji.”

Saya tertawa terbahak.

Padmasambhava memberitahu:

“Fitnah kepadamu tiada hentinya.”

“Saya tahu, saya tahu.”

Dalam hidup saya ini,

Fitnahan sebesar gunung.

Fitnahan seluas samudera.

Namun aku tak gentar !

Om Ah Hum Vajra Guru Padma Siddhi Hum Hrih ! (OM AH HUM PIE CA GURU PEIMA SITI HUM XIE)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: