Menjadi Buddha dalam kehidupan ini

Pengertian Untuk Menjadi BUDDHA Dalam Kehidupan Sekarang !

Puja Bakti dalam agama Buddha secara garis besar terbagi dua

1 . Latihan puja bakti secara eksoteric (diajarkan untuk umum)
2.. Latihan puja bakti secara esoteric (rahasia/orang terpilih).

Pada umumnya latihan eksoterik harus melalui 3 maha asankata kalpa baru dapat mencapai pencerahan. Latihan puja bakti menurut Tantrayana harus melalui pemberkatan 3 bagian yang rahasia, maka tubuh jasmani dapat segera mencapai kebuddhaan dalam kehidupan sekarang.

Di antara kedua aliran tersebut terdapat perbedaan waktu, yang lambat dan yang cepat. Tentunya juga menimbulkan perdebatan dan perselisihan di antara eksoterik (sien ciau) dan esoteris (mik ciau).

Jasmani sekarang dapat mencapai kebuddhaan dalam kehidupan sekarang, ini disebabkan karena adanya rahasia Tathagata. Sedangkan dalam rahasia Tathagata terdapat 3 kalpa dan ketiga kalpa tersebut adalah :

1. Kemelekatan pada Sang “AKU”
Didalam tingkat dimana sudah tidak terdapat lagi kemelekatan kepada sang “Aku” karena semuanya adalah sunya (kosong).
2. Kemelekatan pada Dharma
Di dalam tingkat dimana sudah tidak ada lagi kemelekatan pada dharma, karena diluar hati tidak terdapat dharma, semua dianggap kekosongan..
3. Kemelekatan pada Avidja (kebodohan).
Di dalam tingkat dimana sudah tidak ada lagi kemelekatan terhadap kebodohan, karena telah dapat membuktikan semua dharma sebagai sesuatu yang sangat halus dan juga kekosongan.

Bila sudah dapat melampaui ketiga kalpa tersebut maka tubuh jasmani dalam waktu singkat akan menjadi Buddha. Karena rahasia Tathagata  sungguh merupakan keadaan yang tidak dapat dipikirkan.

Maha Guru Rinpoche Lien Sheng dalam rumusannya mengenai Kebuddhaan dalam tubuh sekarang diuraikan sebagai berikut :

1. Orang yang berlatih tantrayana harus mengerti bahwa “ Anda adalah Buddha, saya adalah Buddha.
Mahluk hidup disebut mahluk hidup karena memiliki kemelekatan terhadap sang “Aku”. Tubuh manusia terdiri dari 2 bagian yaitu : tubuh jasmani dan rohani. Tubuh jasmani terdiri dari 5 unsur yaitu tanah, air, api, angin dan kekosongan. Sedangkan unsur rohani adalah unsur kesadaran. Pelaksana tantrayana melaksanakan latihan dan berusaha menjadi Buddha dengan mengerti tentang kemayaan dari jasmani dan rohani.  Hanya dengan dharmakaya yang tidak bergerak,  inilah yang dimaksud dengan menyingkirkan kemelekatan terhadap sang “Aku”. Bila berhasil menyingkirakan kemelekatan terhadap sang Aku, maka tubuh jasmani akan segera menjadi Buddha.
2. Para pelaksana tantra harus mengetahui bahwa pada dasarnya hati kebuddhaan memiliki makna yang tak terhingga. Bila telah mengerti sebenarnya dari semua dharma. Untuk itu pelaksana tantrayana harus dapat menggunakan kesadaran dan bergabung dengan kebajikan dari alam semesta. Dimana sebenarnya kekuatan kebaikan itu adalah sama. Bagi pelaksana tantrayana dapat merasakan kekuatan dari alam semesta, maka pada saat sejenak dapat menyingkirkan kemelekatan terhadap semua dharma, akan terasa sesuatu keadaan yang tidak dapat dilukiskan dan itulah yang dimaksudkan dengan tubuh jasmani dalam Pengertian Untuk Menjadi BUDDHA Dalam Kehidupan sekarang.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: