DOA SETIAP PAGI SETELAH MENANCAPKAN HIO

Doa setiap pagi setelah menancapkan hio !

Semoga Para Buddha, Bodhisatva dan dewa-dewa menaruh welas asih dan memberkati saya, maafkanlah kesalahan-kesalahan saya, kasihanilah saya, semoga saya selalu dapat tegar, beriman dan sehat jasmani dan rohani, semoga saya dapat membebaskan diri saya sendiri maupun keluarga saya dan orang lain. Semoga saya dapat membantu masyarakat dan dunia sesuai jalan kebenaran. Semoga saya tidak akan pernah mundur dalam usaha mencapai ke-Buddhaan.

Om mani pad me hum

Doa pada waktu kena santet/pelet

Saya murid padma ……………..sekarang sedang terserang santet dan merasa tidak berdaya apa-apa lagi selain berdoa kepada Maha dewi Yao Che Cin Mu. Selama ini saya telah membuat kesalahan dalam ucapan dan perbuatan saya, semoga saya bisa dimaafkan. Semoga dengan kekuatan spiritual, para dewa dapat membantu saya sembuh dari penyakit ini. Dengan tulus saya memohon.

Om cin mu siti hum

Setiap malam sebelum tidur membaca Sadharma Pundarika sutra(Phu Men Phing).

Doa pada waktu sakit

Semoga cahaya terang dari langit menyinari saya, semoga kekuatan spiritual di langit dengan tangan kebijaksanaan menopang saya dengan pikiran yang benar. Saya memuji nama Tathagata yang suci dengan bodhicita, semoga dapat terlahir dalam surga sukhavatiloka dan memperoleh kesadaran untuk memasuki lautan kebijaksanaan dan cita-cita para Buddha. Semoga dengan welas asih sang Buddha, saya dapat menyingkirkan kejahatan dan menumbuhkan kesucian dan kebaikan sehingga tidak ada lagi penyakit yang diderita dan tidak lagi terikat pada dunia ini. Hati menjadi kokoh dan memasuki dhjana, semoga para Arya muncul dan dapat melihat Buddha.

Om mani pad me hum.

Sebaiknya dibaca setiap hari walau tidak sakit atau kena santet.

3 Tanggapan so far »

  1. 1

    Supir said,

    Pada kebanyakan kasus, “satu batang hio” tidak terbakar habis dalam 1 inkarnasi.

    Tunjukkan 1 batang hio yang terbakar habis, jauh lebih berharga dari uang US $100 milyar.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: