APA ITU SESAT ?

Dewasa ini banyak orang sering menjuluk i ajaran orang lain seenaknya. Apa yang disebut sesat adalah yang menjauhi kebaikan membawa malapetaka bagi manusia disekitarnya. Manusia yang bagaimana menerima bencana, itu sudah digaris dari langit sesuai karmanya. Orang yang berpikiran sesat mengundang bencana. Langit tidak pernah salah dalam menilai dunia ini berjalan dengan alamiah. Biarkanlah langit yang bertindak bila waktunya telah matang (pahala sudah habis).

Bagi setiap mahluk hidup terutama manusia, walaupun pikiran ingin menekuni sadhana kesucian , tapi hati yang belum suci bersih itu selalu mengikuti kata hati dalam perbuatannya atau sadhananya (banyak keinginannya) tanpa disadari telah membuat karma baru lagi. Maka dari enam indra dirinya mengundang “yang mengikuti hati”(keinginan).

Misalnya melihat wanita cantik dan seksi atau pria yang tampan hati lalu terpesona ingin berkenalan, menyentuh terakhir pemikiran birahi mengakibatkan terundangnya iblis dari getaran bathinnya. Sehingga kerasukan iblis seksual pada dirinya.

Misalnya mendengar caci maki, disindir orang lain hati tidak terima kemudian berupaya membalas dendam dengan hati penuh amarah biasa mengundang iblis kesedihan (tidak pernah merasa bahagia).

Misalnya seorang sadhaka yang berbakat dengan semangat tinggi rajin berlatih dan sudah memiliki kekuatan samadhi. Tapi kepingin pamer dan mempunyai kesaktian/daya dari dewata dapat mengundang iblis api sesat yang akan memberikan kesaktiannya.

Kerasukan iblis api sesat di dalam sutra tertulis dengan jelas :

  • Pemikiran pada harta benda, getaran bathin diri mengundang hantu tuyul.

  • Pemikiran pada napsu birahi, mengundang Hantu kemarau.

  • Pemikiran pada kebohongan atau penipuan mengundang hantu hutan.

  • Pemikiran pada amarah dan dendam merasa diri sendiri/golongan paling suci/hebat, yang lain sesat mengundang hantu santet/guna-guna.

  • Pemikiran pada mencelakai orang mengundang hantu buduk.

  • Pemikiran pada kesombongan diri mengundang pada hantu kelaparan.

  • Pemikiran pada hal-hal yang cabul mengundang hantu gigau

  • Pemikiran pada kesaktian mengundang hantu gunung.

  • Pemikiran pada dukun/paranormal mengundang hantu pesuruh.

  • Pemikiran pada ramalan nasib mengundang hantu pengirim.

Apakah pemikiran itu ?. pemikiran ya kata lain dari keinginan yang belum terwujud dan selalu diinginkan terjadi. Haruslah tahu yang disebut kerasukan iblis api sesat, terlalu banyak keinginan yang disebabkan hati dan pikiran sesat, merasa diri sok pintar dalam penekunannya sehingga telah berbuat karma pemikiran sehingga terjadilah kerasukan iblis api sesat itu. Apa Pendobrak iblis yang paling ampuh ? Tiada penyertaan hati menghilangkan semua keinginan. Tidak ada hati/keinginan iblis tidak berdaya untuk lahir. Maka ada suatu kalimat bijak

” hati lahir iblis lahir”

“hati sirna iblis sirna”

Di alam manusia ini lebih banyak iblis yang menemani manusia dibandingkan manusia yang ditemani dewa. Manusia lebih baik mengurus diri sendiri bagaimana hidup bisa lebih baik dan bahagia dan mencapai kesucian. Iblis tidak bisa dilenyapkan, hukum alam membutuhkan keseimbangan antara hitam dan putih (lambang tao). Iblis telah ditugaskan dari langit untuk menguji manusia, yang lulus adalah manusia pilihan. Yang belum pernah diuji iblis/setan biasanya berupa penderitaan dalam kehidupan berarti sadhananya belum berkwalitas. Yang harus direnungkan adalah “berbuat tanpa demi perbuatannya” Manusia ikut aliran sesat atau aliran suci sudah merupakan jodoh dari langit dari karmanya sendiri.

Orang yang selalu mengikuti hati maka tidak akan bisa mendapatkan tubuh jati diri yang sejati, karena

-orang yang mngikuti hatinya yang selalu mengutak-atik dengan akal melalui perhitungan yang picik akan terjerumus dalam kelahiran melalui telur.

-orang yang mengikuti hatinya yang suka pada birahi akan terjerumus melalui kelahiran kandungan.

– orang yang mengikuti hati suka dengan nama dan keberuntungan, makan daging dan minuman keras akan terlahir melalui jenis basah.

– orang yang mngikuti hatinya suka berbuat yang tidak-tidak menimbulkan berbagai masalah dan gosip akan terjerumus dalam kelahiran perubahan wujud (kepompong).

Yang disebut diatas adalah orang yang suka mengikuti kata hatinya disebut karakter rendah. Adapun orang yang suka mengikuti kata hatinya masuk karakter tinggi adalah :

  • orang yang mngikuti kata hatinya berbuat pahala , budi kebajikan akan terlahir di alam khayangan menjadi dewa atas budi pahalanya.

  • Orang yang mngikuti kata hatinya menekuni dharma maka akan terlahir menjadi dewa yang suci, dewa yang telah menyelami dharma.

Seperti contoh pada kisah sang guru leluhur Arya Ta Mo( Bodhidharma) ketika menghadap Raja dinasti Liang, Liang U Ti.

Raja U Ti bertanya ” seumur hidupku ini , aku telah banyak membangun vihara dan berdana uang dan mempersembahkan barang pujaan sudah banyak sekali, apakah pahalanya ?”. Arya Ta Mo menjawab : “tidak ada budi pahalanya”

Membangun vihara, berdana banyak sekali dengan mengikuti hati ingin dipuji berarti telah mempunyai pamrih atau keinginan jadi mengandung kadar munafik dan tidak ada pahalanya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: