PANTANGAN DALAM PERSETUBUHAN

Memperhatikan pantangan dalam persetubuhan adalah untuk Menjaga diri dan meneruskan keturunan yang sehat dan normal.

Shang Su mengatakan :

Pada zaman dahulu pria menikah pada usia 30 tahun dan wanita menikah pada usia 20 tahun dengan harapan yin yang-nya sempurna baru boleh bersetubuh untuk memperoleh keturunan.

Gu mengatakan dengan sedikit nafsu banyak melahirkan anak.

orang tingkat menengah, akan menunggu haid wanita bersih baru dijalankan

atau malam bulan purnama tanpa angin dan hujan juga boleh, sedangkan pada hari biasa tidak menghampiri tubuh wanita lebih baik pisah kamar.

orang tingkat rendah tidak peduli waktu atau hari 3-5 sekali.

yang lebih rendah lagi setiap malam malah bisa sampai 2 kali

Yang Arya mengatkan ada beberapa waktu yang tidak boleh menjalankan persetubuhan yaitu :

1. setiap tanggal 1 dan 15 penanggalan imlek.

2. Dini hari jam 5 pagi dimana hawa yang baru terbentuk dalam tubuh melakukan satu kali capeknya sama dengan ratusan kali.

3. pada saat tubuh terserang penyakit.

4. setelah mabuk dan kenyang.

5. naik kapal yang sedang berjalan (dalam 2-3 hari)

6. Angin ribut dan hujan deras.

7. cuaca sangt panas atau sangat dingin

8. gerhana matahari dan gerhana bulan

9. setelah dewa menjalankan peti mati

10. menjalankan puasa dan bersembahyang.

11. Di alam terbuka di bawah tiga cahaya, matahari , bulan dan bintang.

12 pada hari keng shen dan jia Zi, hari ulang tahun sendiri, setiap bulan tgl 28 (manusia sedang

dalam kondisi negatip)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: