waspadalah dengan wabah penyakit

Mahluk Wabah penyakit Turun dari Langit

Saya beberapa kali dalam samadhi di pertapaan melihat para mahluk wabah penyakit turun dari angkasa. Wujud mereka berbeda-beda. Ada yang tinggi seperti raksasa, antara kepala dan kaki mereka tidak bisa dibedakan lagi, mulut luar biasa besarnya, sekali lahap bisa menelan beberapa ekor sapi (sakit sapi gila).
* Ada yang bersuara gemuruh bak petir dari ujung kepala hingga ke ujung kaki memancarkan cahaya aneh. Dalam cahaya itu terdapat virus, manusia yang terkena virus atau menghirup virus tersebut, paru-parunya akan digerogoti dan menjadi basah, langsung mati (penyakit sars).
* Ada juga yang seperti ular, kepalanya besar seperti topi caping badannya kecil
seperti jarum, mulutnya menyemburkan hawa berbisa, sekali mengembuskan napas langsung mematikan beberapa ekor unggas(burung). Semua ayam dan itik mati tanpa sisa. Kedatangan mahluk wabah ini sungguh menakutkan unggas di bumi (Flu burung).
*Ada lagi mahluk wabah yang ganas, mata mereka sebesar mulut cangkir, wujudnya beringas sangat menakutkan. Sapi, babi dan kambing merasa sangat ketakutan.Mahluk wabah ini sangat ganas dan berbau amis, kulitnya penuh dengan borok bagaikan penyakit kusta.(penyakit kuku dan mulut).
*Ada mahluk wabah yang berjumlah banyak seperti prajurit setan, mereka dipimpin oleh beberapa jendral setan yang berbaju zirah, dipinggang tergantung sebilah golok. Manusia yang bertemu dengan mahluk ini langsung ditebas. Korban yang jatuh tak terhitung lagi banyaknya. Prajurit setan ini berperawakan kecil bagaikan gumpalan bayangan hitam kecil kebanyakan baju mereka berwana hitam. Dan pada baju zirahnya terdapat bintik-bintik putih (penyakit demam berdarah).
*Masih banyak lagi mahluk wabah yang tidak diketahui namanya.Yang saya lihat bukan hanya itu saja. Sebagian mahluk wabah turun ke bumi atas titah dari langit. Bahkan ada yang sedari awal telah bersembunyi di hati manusia.
Dengan kedatangan mahluk wabah yang demikian bencana besar bagi umat
manusia pun tiba. Bencana alam dan malapetaka takkan terelakkan lagi.

Saya memasuki mimpi para umat, “Lekas menjapa mantra Cin Mu (penguasa langit arah barat dalam Tao) “om cin mu siddhi hum” dan memanggil Dewi Yao Che Cin MU dengan memanggil namanya “Namo Wu Chi Ta Seng Yao Che Cin Mu Ta Thien Cun.” Setahu saya mereka semua dibawah pengawasan Maha Dewi Yao Che, Seluruh mahluk wabah takut terhadap Maha Dewi Yao Che. Demi Ketentraman dunia dan keamanan manusia, Hendaknya setiap orang senantiasa menjapa/menyebut “Namo Wu Chi Ta Seng Yao Che Cin Mu Ta Thien Cun.” dengan demikian para mahluk wabah tidak berani beraksi.kalau tidak, sekali mahluk wabah ini masuk ke satu daerah itu langsung akan merajalela, dunia akan celaka. yang telah menderitasakit senantiasa menjapa “om cin mu siddhi hum” Jika mahluk wabah berkembang banyak seperti debu manusiapun tak punya ruang lagi untuk bertahan hidup.

Terjemahan bebas dari buku “Satu mimpi satu dunia”oleh Rinpoche Lien Shen

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: