Posts tagged mantra

Kitab Permata Pertama di Tibet

Arya Avalokitesvara Bodhisattva Mahasattva yang suci pernah bermanifestasi di dunia saha sebagai Dharmaraja Srong-btsan- sgam-po, menuliskan dalam Catatan Kumpulan Permata.

CATATAN KUMPULAN PERMATA
《Ma Ni Quan Ji – 嘛呢全集》
(Kumpulan semua sutra , sebagai kumpulan kitab pertama di Tibet)

diterjemahkan oleh Lianhua Shian untuk Mahaguru Liansheng , Xueshantongzi dan Sadparamita forum

Menjapa Sadaksari Mahavidyamantra,dapat menangkis dan mententeramkan serangan mara jahat.

OM = menangkis & mententeramkan gangguan Dewa Mara ;
MA = menangkis & mententeramkan gangguan setan wanita ;
NI = menangkis & mententeramkan gangguan raja jahat ;
BEI = menangkis & mententeramkan gangguan penghuni tanah lokal ;
MI = menangkis & mententeramkan gangguan mara kematian ;
HUM = menangkis & mententeramkan gangguan putana dan yaksa.

Menjapa Sadaksari dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

OM = Menyembuhkan penyakit yang ditimbulkan oleh 4 unsur.
MA = menyembuhkan pyrexia
NI = menyembuhkan penyakit angin / udara.
BEI = menyembuhkan penyakit kelenjar
MI = menyembuhkan penyakit dingin
HUM = menyembuhkan penyakit empedu.

Menjapa Sadaksari Mahavidyamantra dapat menyucikan karma buruk enam alam tumimbal lahir dan menyingkirkan deritanya.

OM = Menyucikan karma buruk dewa dan derita kematian dewa.
MA= menyucikan karma buruk asura dan derita peperangannya.
NI = menyucikan karma buruk manusia dan derita lahir, tua, sakit dan mati.
BEI = menyucikan karma buruk binatang dan derita perbudakannya.
MI = menyucikan karma buruk setan kelaparan dan derita lapar haus.
HUM = menyucikan karma buruk neraka dan derita panas dingin.

Menjapa Sadaksari Mahavidya dapat menutup pintu ke enam alam gati.

OM = mengenyahkan kekuatan karma yang timbul dari kesombongan dan menutup pintu alam dewa.
MA = mengenyahkan kedengkian dan menutup pintu alam asura.
NI = mengenyahkan keserakahan dan menutup pintu alam manusia.
BEI = mengenyahkan kebodohan dan kelambanan serta menutup pintu kelahiran alam hewan.
MI = mengenyahkan sifat kikir, menutup pintu alam setan kelaparan.
HUM = mengenyahkan kebencian yang menyebabkan kelahiran di alam neraka dan menutup pintu alam neraka.

Menjapa Rajamantra ini, dapat menyucikan semua karma 10 kejahatan, 5 karma buruk anantarya dan lainnya, yang semua karma yang diperbuat melalui tiga pintu yaitu tubuh, ucapan dan pikiran serta kebiasaan buruk.

OM = menyucikan tubuh
MA = menyucikan ucapan
NI = menyucikan pikiran
BEI = menyucikan keruwetan dan kemelut batin
MI = menyucikan kebiasaan buruk
HUM = menyucikan pengetahuan buruk

Menjapa Sadaksari Mahavidyamantra dapat menyucikan segala pelanggaran sila mula Tantrayana dan ikrar lainnya.

OM = memulihkan sumpah tubuh
MA = memulihkan sumpah ucapan
NI = memulihkan sumpah pikiran
BEI = memulihkan sumpah mula
MI = memulihkan bagian sumpah
HUM = memulihkan segala sumpah

Dan lagi, semua akar karma buruk , batin yang membedakan dan bahkan kilesha racun lobha, dosha, moha, keraguan iman pada Guru dan Dharma ,serta kesombongan…. semua bisa dikalahkan dan dilenyapkan dengan Sadaksari Mahavidyamantra.

OM = menghancurkan kebodohan
MA = menghancurkan kebencian
NI = menghancurkan kesombongan
BEI = menghancurkan keserakahan
MI = menghancurkan kedengkian
HUM = menghancurkan segala kilesha

Dan lagi, sepuluh penjuru dan tiga masa para Arya tempat berlindung para insan dapat disatukan menjadi Triratna dan Trimula, bila menjapa Sadaksari Mahavidya berarti telah sampai pada Pada Yang Unggul didalam suatu perlindungan (sarana)

OM = Buddha Saranam
MA = Dharma Saranam
NI = Sangha Saranam
BEI = Guru Saranam
MI = Yidam Saranam
HUM = Dakini Dharmapala Saranam

Menjapa Sadaksari Mahavidyamantra dapat mencabut derita dalam tumimbal lahir dan alam rendah

Dan lagi, bila menjapa Sadaksari Mahavidyamantra walau belum menerima sila pembebasan, Bodhisattva sila dan Tantrayana sila , namun dapat timbul sila sila tersebut .  Yang telah muncul tidak akan menerima pengaruh buruk yang menghancurkan sila, namun bagi yang telah tercelakakan dan menghancurkan, maka akan memperoleh pemulihan. Bahkan akan memiliki semua pahala Triyana.

OM = menjaga sila Sravaka
MA = menjaga sila Pratyeka Buddha
NI= menjaga sila Bodhisattva
BEI = menjaga sila Upasaka
MI = menjaga atasila
HUM = menjaga sila Tantrayana

Dan lagi, bila menjapa Sadaksari Mahavidyamantra akan dapat membangkitkan Catur Brahmavihara dan memberikan manfaat pada para insan.

OM = membangkitkan mahakaruna
MA = membangkitkan mahamaitri
NI= membangkitkan karuna tak terhingga
BEI = membangkitkan mudita tak terhingga
MI = membangkitkan upeksa yang tak terhingga
HUM =membangkitkan Sifat Dharma tak terhingga

Dan lagi, menjapa Sadaksari Mahavidyamantra, dapat mengumpulkan pahala Bodhicitta Mahayana, dapat timbul dalam kesadarannya terus menerus dan mencapai permata tertinggi.

OM = membangkitkan tekad Bodhicitta .
MA = membengkitkan tekad menjalankan Bodhicitta.
NI = membangkitkan Bodhicitta yang tiada duanya.
BEI = membangkitkan Bodhicitta sifat Dharma.
MI = membangkitkan Bodhicitta Prajna.
HUM = membangkitkan Bodhicitta terunggul
Dan lagi, segala karya Bodhisattva yang luas dan dalamnya bagai samudera dinamakan Sadparamita, bila menjapa Sadaksari Mahavidya akan dapat menyempurnakan Sadparamita.

OM = menyempurnakan Danaparamita.
MA = menyempurnakan Silaparamita
NI = menyempurnakan Ksantiparamita
BEI = menyempurnakan Viryaparamita
MI = menyempurnakan Dhyanaparamita
HUM = menyempurnakan Prajnaparamita

Menjapa Sadaksari Mahavidya akan memperoleh abhiseka rahasya Tantrayana dengan alamiah.

OM = tubuh memperoleh abhiseka tubuh dewata
MA = ucapan memperoleh abhiseka mantra
NI = pikiran memperoleh abhiseka Dharma
BEI = memperoleh abhiseka dengan menggunakan ratnakalasa utk mematangkan tubuh
MI = memperoleh abhiseka rahasya untuk mematangkan ucapan
HUM = memperoleh abhiseka prajna utk mematangkan pikiran

Menjapa Sadaksari Mahavidya Rajamantra berarti telah berdoa kepada sepuluh penjuru dan tiga masa Triratna, Trimula dan samudera Para Dharmapala, merupakan raja dari segala doa dan satu satunya akar dari semua doa.

OM = Berdoa pada tubuh semua Buddha Bodhisattva.
MA = berdoa pada ucapan semua Buddha Bodhisattva
NI = berdoa pada pikiran semua Buddha Bodhisattva ,
BEI = berdoa pada pahala semua Buddha Bodhisattva
MI = berdoa pada karman atau karya semua Buddha Bodhisattva.
HUM= berdoa pada tubuh, ucapan , pikiran, pahala dan karya semua BUddh aBodhisattva.

Dengan menjapa dan berdoa pada Sadaksari Mahavidya Rajamantra ini akan memperoleh semua adhistanan dan siddhi dari cakra keagungan yang tak habisnya , tubuh, ucapan, pikiran, pahala dan karman para Buddha Bodhisattva.

OM = tubuh memperoleh adhisatana tubuh
MA = pikiran memperoleh abhiseka ucapan
NI = 呢字,pikiran memperoleh abhiseka pikiran
BEI = memperoleh abhiseka pahala yang lahir alamiah
MI = memperoleh abhiseka sekehendak hati berhasil dalam karman
HUM = memperoleh semua abhiseka tanpa halangan

Dan lagi, menjapakan Sadaksari Mahavidyamantra akan memperoleh kelima hal menjadi suci, kemudian akan memperoleh adhistana dan siddhi dari Dakini dari lima bagian, merealisasikan kesucian sifat sejati dari Lima Baghavati dan akhirnya merealisasikan Buah ke Buddha an.

OM = kelima unsur tersucikan menjadi Vajrayogini Baghavati
MA = menyucikan unsur tanah menjadi Dakini bagian Buddha
NI = menyucikan batin menjadi Dakini bagian Vajra
BEI = menyucikan unsur api menjadi Dakini bagian ratna
MI = menyucikan unsur air menjadi Dakini bagian padma
HUM = menyucikan unsur angin menjadi Dakini bag karman

Dengan demikian , kelima unusr dalam tubuh dan batin tersucikan menjadi Dakini 5 bagian

OM = Baghavati Sadaksari
MA = Baghavati Samanthabadra
NI = Baghavati Buddhalocani (Foyan Fomu)
BEI = Baghavati Pandaravasini (Baiyi Guanyin Pusa)
MI = Baghavati Mamaki
HUM = Baghavati Tara Devi

Dengan demikian 5 unsur tersucikan menjadi sifat mula Panca Baghavati dan mencapai buah ke Buddha an.

Dan lagi, menjapa Sadakasari Mahavidya mantraraja, membuat lima racun kilesha dan batin membedakan lenyap di Dharmadhatu dan timbul Pancajnana.

OM memunculkan Dharmadhatu jnana.
MA memunculkan ādarśajñāna
NI memunculkan Samatajnana
BEI memunculkan Pratyave Ksana jnana
MI memunculkan Krtyanusthanajnana
HUM memunculkan Sahitajnana

Keenam Jnana ini tidak perlu mencarinya , dengan alamiah akan muncul.

Dan lagi bila menjapa Sadaksari Mahavidya Mantraraja ,menyucikan pancaskandha sebagai Tubuh sejati Buddha 5 bagian.

OM memperoleh pencapaian Maha Karuna
MA pencapaian Vairocana Buddha
NI pencapaian Vajrasattva
BEI pencapaian Ratnasambhava
MI pencapaian Amitabha Buddha
HUM pencapaian Amoghasiddhi Buddha

Demikianlah, bila menjapa Sadaksari akan mampu mengembalikan dua penghalang dan sifat kebiasaan buruk kembali pada Dharmadatu, dan merealisasikan tingkatan Samnthabadravalokitesvara Sang Pelindung Pimpinan Lima Tubuh Mahavajra , walau samsara belum kosong, akan bermanifestasi selalu dalam Triloka demi menyelamatkan para insan.

OM merealisasikan Dharmakaya
MA mereaslisasikan Sambhogakaya
NI merealisasikan Nirmanakaya
BEI mereaslisasikan Svabhavavikakaya
MI merealisasikan Boddhikaya
HUM merealisasikan Vajrakaya yang tak berubah

Dharmaraja Songstengampo berkata :”嗡嘛呢叭咪吽” ,Om Mani Padme Hum , merupakan aksara dari iddhi, dapat menyukseskan segala manfaat ; Juga merupakan aksara ucapan dapat menyukseskan penjapaan.

Fuzang Dashi 伏藏大師列繞朗巴(kehidupan lampau dari Dharmaraja Cintamani 法王如意寶)dalam kitab Nya mengatakan :

“Sepuluh penjuru Bijaksanawan, cintamani yang paling inti, semua berada dalam Sadaksari ini, dapat segera merealisasikan Para Buddha Tiga Masa.”

“Bila menekuni Cintamani intisari realisasi Para Buddha ini , maka dapat menyingkirkan segala penyakit, bencana kelaparan, senjata dan segala mmalapetaka yang ditimbulkan oleh 4 unsur. Usia, berkah, kemakmuran semua semakin bertambah, senantiasa dilindungi Buddha Bodhisattva dan Para Dewata.

semua karma buruk sejak kehidupan lampau yang tak terhingga , kilesha, dukha, pelanggaran dan sifat kebiasaan buruk semua kaan tersucikan. Terbebas dari samsara, alam rendah dan dukha alam bardo. Terlahir di Tanah Suci Padma nan Agung. Dan akhirnya memperoleh Sarvajnana Para Buddha.

Bila dapat memiliki pandangan benar, memiliki keyakinan yang kuat dan kokoh serta tak mundur terhadap Sang Buddha, ditambah lagi memiliki pemahaman kuat mengenai kekuatan adhistana mantra raja ini terhadap ucapan, pikiran dan perbuatan. Tidak hanya di terang hari, di saat sore, malam ,bahkan dalam mimpi akan selalu menjapakan mantra ini dengan disiplin.

Leave a comment »

Uraian sadaksari dari Padmasambhava

PADMASAMBHAVA
membabarkan Keluhuran Mantra Hati Guanyin Pusa

Kemudian, Padmasambhava Acarya mengatakan pada para rakyat :

“Wahai para raja Tibet, dengarkanlah baik-baik ! Om Mani Beimi Hum adalah mantra hati Guanshiyin Pusa yang mahakaruna. Kebajikan menjapa satu kali mantra ini, bila mau dihitung , tak akan ada habisnya !

Sebutir biji Utpala Putih, dapat menghasilkan tumbuhan baru banyak sekali, namun banyaknya masih kalah dengan pahala yang dihasilkan dari penjapaan satu kali Sadaskasri Mantra.

Sebutir wijen, juga dapat menghasilkan banyak sekali yang baru, namun banyaknya masih kalah dibandingkan dengan penjapaan satu kali Mantra Sadaksari.

Anak empat sungai besar tak terhitung banyaknya, semua mengalir memasuki samudera, namun masih kalah banyak dibandingkan dengan penjapaan satu kali Sadaksari mantra.

Bila berdoa pada Cintamani (permata pengabul kehendak), maka akan mengeluarkan segala yang kita harapkan, namun masih kalah bila dibandingkan dengan pahala kebajikan penjapaan Sadaksari mantra.

Om Mani Beimi Hum !

Titik air hujan yang turun dalam 12 tahun dapat dihitung, namun pahala kebajikan menjapa satu kali saja Sadaksari Mantra adalah tak terhitung.

Semua padi yang ditanam di empat benua dapat dihitung , namun pahala kebajikan menjapa satu kali saja Sadaksari Mantra adalah tak terhitung.

Titik air dalam samudera dapat dihitung , namun pahala kebajikan menjapa satu kali saja Sadaksari Mantra adalah tak terhitung.

Jumlah bulu para makhluk di alam hewan dapat dihitung , namun pahala kebajikan menjapa satu kali saja Sadaksari Mantra adalah tak terhitung.

Om Mani Beimi Hum!

Oleh karena Sadaksari ini adalah mantra hati dari Avalokitesvara Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Gunung Vajra yang setinggi 84.000 koti, bila di sapukan kain Kasika satu kali tiap satu kalpa pun pasti kelak akan habis.
Namun pahala penjapaan satu kali Mantra Sadaksari tak kan ada habisnya.

Bila gunung Sumeru dimakan oleh serangga, pada akhirnya akan habis juga, namun pahala kebajikan penjapaan 1 kali Mantra Sadaksari tak akan habis.

Bila burung kecil membawa tiap butir Pasir sungai Gangga, pada kahirnya akan habis juga. Namun pahala kebajikan penjapaan 1 kali Mantra Sadaksari tak akan habis.

Tanah di empat benua, bila ditiup angin bisa juga habis tercerai berai. Namun pahala kebajikan penjapaan 1 kali Mantra Sadaksari tak akan habis.

Om Mani Beimi Hum!

Sarira Buddha di seluruh penjuru negeri dalam semesta, bila dibuat menjadi stupa 7 ratna, lalu dipersembahkan tanpa henti. Pahala tindakan ini dapat dihitung.
Namun pahala kebajikan penjapaan 1 kali Mantra Sadaksari adalah tak terhitung.

Butiran pasir di semesta bila semua berubah menjadi Buddha, kemudian dengan tak terputus, memberi pujana menggunakan dupa, pelita, wewangian, air untuk mencuci kaki, musik dan persembahan lainnya, pahala yang dihasilkan ini dapat dihitung.
Namun pahala kebajikan penjapaan 1 kali Mantra Sadaksari adalah tak terhitung.

Om Mani Beimi Hum!

Oleh karena Mantra Sadaksari ini adalah Mantra Hati Arya Avalokitesvara .

Bila tiap hari dapat menjapa 108 kali, tidak akan terjerumus dalam tridusgati.
Kelahiran mendatang akan memperoleh tubuh manusia dan bertemu dengan Avalokitesvara.

Bila selalu menjaga kesucian pikiran dan menjapa 21 kali mantra ini, sampai terpatri dalam batin, selalu mempertahankan dalam pikiran dan mendengarnya, maka sekali saja suara masuk atau jaran Dharma didengar akan mampu memahami semua makna Dharma !

Bila setiap hari menjapa 7 kali, akan menyucikan segala karma buruk dan noda, dalam tiap kelahiran tidak akan terpisah dari Arya Avalokitesvara !

Siapapun yang dicelakai mara penyakit, saat melakukan segala sadhana Santika, bila dibandingkan dengan menggunakan Mantra Sadaksari ini untuk menghadapinya, maka mantra ini lebih unggul !

(Kesaksian : luar biasa, kemarin saya baru mendengar kabar bahwa Tongzi mengajari seorang teman untuk melakukan sadhana Santika menggunakan mantra ini dan kiat kiatnya, hari ini saya membaca ayat diatas sambil menterjemahkannya !
Namo Sakyamuni Buddhaya
Namo Aryavalokitesvara)

Melakukan berbagai pengobatan, bila dibandingkan dengan penjapaan Mantra Sadaksari, keampuhannya dalam menyembuhkan sakit karena mara adalah lebih unggul !

Bahkan Buddha Tiga Masa semua tidak ada yang mampu menghitung pahala Mantra sadaksari ! Kenapa ?

Karena mantra ini adalah intisari batin Arya Avalokitesvara yang dengan mahakaruna tanpa putusnya mengamati para insan, mampu menyelamatkan semua insan dalam tumimbal lahir !

Wahai para rakyat di masa yang akan datang, hendaknya kalian menekuni Avalokitesvara Yidam yoga ! menjapa Sadaksari ! maka tak diragukan lagi bahwa kalian tak akan terjerumus ke dalam alam rendah.

Oleh karena nidana bahwa Beliau adalah adinata di tanah Tibet, bila denga tulus dan sepenuh hati berdoa, maka akan muncul siddhi adhistana, oleh karena itulah segera tebas segala keraguan dalam hati !

(ket: Dalam menekuni Dharma Avalokitesvara syarat yang paling utama adalah ketulusan dan keyakinan penuh.
Manusia harap berhati hati dengan hatinya sendiri, kadang pintar menipu diri sendiri untuk menyembunyikan ketidakyakinan, oleh karena itulah latihan kontemplasi juga diperlukan.
Sebab sedikit saja keyakinan menjadi goyah, maka tak akan bisa membuahkan hasil yg maksimal , demikianlah kata kata Avalokitesvara dalam Mahakaruna Dharani Sutra . )

Dharma ini bahkan lebih dalam dari sutra yang mendalam, bahkan Aku Padmasambhava juga sulit memahaminya !

Sekarang, Aku Padmasambhava akan pergi,
Saat ini pun telah ada di masa yang akan datang,
wahai para rakyat Tibet hendaklah selalu mengingat dalam hati!

Setelah Sang Acarya selesai berkata kata, rakyat Tibet semua bersuka cita, mereka semua bernamaskara penuh dengan sekujur tubuh terkelungkup.

(Riwayat Kelahiran Tanpa noda dari Mahacarya Padmasambhava )
Bab 39 Acarya menjelaskan Pahala Mahakaruna Sadaksari Mantra

Leave a comment »

Penyeberangan Arwah untuk Hewan

Ritual Penyeberangan Arwah dari Manjusri

da orang bertanya kepada saya,

“Sebagai pemilik restoran, saya harus membunuh binatang hampir setiap hari. Apakah saya boleh bercatur-sarana dan menjalankan sadhana?”

Saya menjawab, “Tentu. Semua orang boleh bercatur-sarana dan bersadhana sehingga pada akhirnya akan mencapai pencerahan sebagai seorang Budha.

” Saya akan bercerita tentang salah seorang senior saya yang juga seorang Rinpoche. Meskipun ia seorang bhiksu, ia setiap hari pergi memancing. Baginya, memancing adalah cara melatih diri. Ia telah memancing selama lebih dari 40 tahun.

Pada suatu hari, ada seorang anak datang memprotesnya. “Kau ini aneh. Kau ini tidak seperti rohaniwan sama sekali. Peraturan Budhis sangat jelas jelas melarang pembunuhan, tapi kau malah membunuh banyak ikan. Kau telah membuat banyak karma buruk.

” Sang Rinpoche menjawab, “Kau adalah salah satu ikan yang saya bunuh.”

“Apakah maksudmu adalah bahwa dengan membunuh ikan, ikan itu  kau telah mempercepat tumimbal lahir mereka?” “Kita bisa membunuh dan menyeberangkan arwah pada saat yang bersamaan.”

“Bagaimana caranya melakukan ritual penyeberangan arwah (chau tu)?” Tanya seorang siswa kepada saya.

1. Bentuk mudra laut penyeberangan arwah. (Kedua telapak tangan menghadap ke atas; Terkecuali jari jempol, ke 4 jari lainnya saling bersilang; kemudian, jari jempol disentuhkan ke jari tengah dari tangan yang berbeda)

2. Visualisasikan kehadiran Mula Guru, para Budha dan Bodhisattva di angkasa.

3. Visualisasikan bija aksara “hum”    dari cakra hati memancarkan banyak sinar putih kepada objek yang akan diseberangkan arwahnya.

4. Visualisasikan objek itu menjadi wujud semulanya.

5. Baca mantra penyeberangan arwah dari Manjusri sebanyak 7 kali: “Om, Ah Pei La Hum, Kan Chala Soha.”

Dengan kekuatan abhiseka itu, objek itu termurnikan dan terangkat secara perlahan ke angkasa.

 

nb. aksara hum

Great_Hum

Leave a comment »

Pahala Menjapa Sutra Ksitigarbha

“Di samping itu Samantavistara, di masa yang akan datang, ada umat ksatria, brahmana, sesepuh, upasaka dan lainnya dari berbagai keluarga mendapat seorang bayi yang baru lahir, mereka harus mengucapkan sutra tak terbayangkan ini dan mengucapkan nama bodhisatva ini sebanyak sepuluh ribu kali penuh di dalam tujuh hari sebelum kelahiran anak tersebut. Jika anak yang baru dilahirkan itu di takdirkan medapat malapetaka dalam hidupnya dia akan dibebaskan dari bencana dan hidup dengan tentram, mudah dibesarkan dan berumur panjang. Jika ditakdirkan berbahagia, maka kebahagiaannya akan bertambah demikian juga usianya.”

Sutra tak terbayangkan = Sutra ksitigarbha (13 bab)

Dan melantunkan “Namo Ticangwang Phusat 10.000x dalam waktu 7 hari

“Di samping itu Samantavistara, Pada hari ke-1, 8,14,15,18,23,24,28,29,dan 30 dari suatu bulan (imlek). Perbuatan dari para mahluk hidup akan dikumpulkan dan dinilai.

Karena hampir tiap kejap pikiran dari para mahluk hidup di jambudwipa adalah karma dan dosa, berapa banyak kemungkinan mereka mendapat karma buruk bila mereka benar-benar melibatkan diri dalam pembunuhan, pencurian dan perjinahan atau kata-kata palsu.

Jika mereka sanggup mengucapkan sutra ini didepan gambar atau rhupang Buddha , Bodhisatva ataupun Orang Suci sekali di dalam sepuluh hari ini (tgl diatas dlm imlek)

Maka tidak akan ada bencana dalam seratus yojana. Mereka yang hidup dalam keluarganya baik tua maupun muda, sekarang maupun masa yang akan datang akan terpisah dari alam sengsara selama beribu-ribu tahun. Jika mereka biasa menjapanya dalam sepuluh hari suci itu tidak akan ada musibah maupun penyakit parah yang menimpa keluarga itu serta makanan dan pakaian akan berlimpah.

Download mp3 Sutra Ksitigarbha Bodhisatva purva Pranidhana Sutra (13 bab)

http://www.padmakumara.org/forum/viewtopic.php?t=2060

Leave a comment »

Sutra melepaskan ikatan dendam

Tripitaka Jiaxing jilid 19 ; no B044 ~ Kumpulan Sutra Pelafalan Sehari-hari

Translated by Lianhua Shian

Foshuo jiebaisheng yuanjie tuoluonijing

Sutra Dharani Melepas Ikatan Dendam Ratusan Kelahiran

Rushiwowen, yishi fo zai piyelicheng, yinyueshu xia, yu baqian bijiu zhongju

Demikianlah yang aku dengar, pada suatu ketika, Buddha berada di Vaisali di bawah pohon musik, bersama dengan 8000 biksu.

Shi you yipusa mingyue Puguangpusamohesa zhongsuozhishi

Saat itu, ada seorang Bodhisattva Bijaksanawan bernama Samanthaprabha Bodhisattva Mahasattva

Shuo wangxiyinyuen, molaishizhong, mofa zhongsheng

Mengungkapkan nidana masa lampau, dimasa yang akan datang , para insan di masa penghujung Dharma

Duochouzuiku, jieyuanchouyi, shishi jiexu xiangyu

Para insan banyak melakukan karma buruk, setelah ikatan dendam terbentuk, dalam berbagai kehidupan selalu bertemu.

Ruoyou shannanzi shannvren, wenshi tuoluoni, qiri qiye, jiejingzaijie

Riri qingchao, nianci puguangpusa mohesaming, ji nian cituoluoni yibaibabian, qiri manzu.

Jinde xiaomie, yuanjiabuxianghui, foshuoshiyushi. Sizhongrenming, tianlongbabu, xianxi huanxi, xinshoufengxing.

Bila putera dan puteri yang berbudi dapat mendengarkan Dharani ini, tujuh hari tujuh malam menjalankan sila dan kesucian.

Setiap pagi hari nya selalu melafal nama Phuguang Pusa Mohesa dan Dharani ini 108 kali sampai genap tujuh hari.

Dendam akan sirna , tidak akan bertemu dengan musuh.

Setelah Buddha membabarkan ini, keempat kelompok siswa, kedelapan bagian Dewa Naga, semua bersuka cita menerima, meyakini dan menjalankannya.

Om Chilin

Jinzha Jinzha seng jinzha, wujin weiru jie jinzha, zong bu yu ru jie jinzha.

Om qiangzhongqiang, ji zhong ji, Boluo hui li you shuli.

qie yuanjia li woshen, moheboruoboluomi

Foshuo baisheng yuanjie tuoluoni (Zong)

Demikianlah Sutra Dharani Pelepasan Ikatan Dendam Ratusan kehidupan

Leave a comment »

Mantera untuk menahan nafsu birahi yang berlebihan

Usotha Dharani dari Manjusri Bodhisatva

Sutra Manjusri Mempersembahkan Dharani Pengikis Birahi pada Buddha”Sumber :《七佛八菩薩所說大陀羅尼神經‧卷二》
Sutra Mahadharani yang Dibabarkan Sapta Buddha Asta Bodhisattva – Bab 2
《大正藏》第二十一冊頁543上、545上,Tripitaka Book 21 , page 543
《陀羅尼雜集‧卷二》Kumpulan Dharani Bab 2《大正藏》第二十 一冊頁586上。
Tripitaka book 21, page 586
《文殊菩薩獻佛陀羅尼名烏蘇式 Sutra Usota Dharani Persembahan Manjusri pada Buddha《大正 藏》第二十冊頁778上
Tripitaka book 20, page 778
Translated by lienhua shian

時佛勒阿難。為未來沒苦眾生。廣宣流布。時文殊 菩薩先說偈言 一切眾生類 迴沒婬鬼界 無能覺之者 唯我能救拔 永斷生死本 普處寂滅樂 我文殊師利。今欲說神咒。拔濟諸眾生。除其婬欲 本。有名乌稣咤(晋言usota)。除淫欲,却我慢。

Buddha berpesan pada Ananda supaya menyebarluaskannya demi para insan dimasa yang akan datang.

Kemudian Manjusri Bodhisattva melantunkan gatha :

Semua jenis makhluk
Yang terombang ambing dalam alam setan cabul
Tiada yang dapat tersadar
Hanya Aku yang mampu menolongnya
Selamanya memotong akar tumimbal lahir
Merealisasikan bahagia Nirvana

Aku, Manjusri, saat ini hendak membabarkan Mantra !
Menyelamatkan para insan, supaya menyingkirkan akar birahi, Dharani ini dinamakan Usota, melenyapkan birahi dan mengikis keangkuhan.

句梨句梨-帝那.
kuli‧kuli‧tena‧
忧拙忧拙-帝那.
yudho‧yudho‧tena‧
度呼度呼-帝那.
duho‧duho‧tena‧
究咤究咤-帝那.
kyuta‧kyuta‧tena‧
若蜜都若蜜都-帝那.
namito‧namito‧tena‧
究咤呼究咤呼-帝那.
kyutaho‧kyutaho‧tena‧
忧守忧守-帝那.
yusu‧yusu‧tena‧
耶蜜若耶蜜若-帝那.
yamina‧yamina‧tena‧
度呼咤-究咤多.
duhota‧kyutata‧
莎呵.
svaha‧

诵咒三遍结缕。作七结系脚。是咒能令诸失心者还得正念。灭淫欲火心得清凉。除其我慢灭结使火。 三毒垢障悉得 消除。若诸女人及善男子。精神处在无明重渊下。久处于生死不能得出要。洄波生死流没溺淫欲海。 莫能觉之者, 莫知求出要。呜呼甚可伤。

Menjapakan mantra 3 kali,lalu  ikat satu kali. Hingga membuat 7 ikatan, ikatkan pada kaki. Mantra ini mampu membuat yang kehilangan kesadaran kembali berpikiran lurus. Melenyapkan api birahi menyejukkan hati. Menyingkirkan kesombongan. Melenyapkan semua noda karma lobha, dosa dan moha.

Bila para putera dan puteri yang berbudi kesadarannya terjatuh pada moha yang mendalam (kebodohan), telah lama berada dalam samsara tanpa tahu cara pembebasan.

Terombang ambing dalam kelahiran dan kematian , samudera birahi, tanpa bisa sadar.
Tidak tahu bagaimana cara keluarnya.
Berteriak dengan pilunya…

若善男子善女人。心得惺悟还厌淫欲。应当与此陀罗尼咒令其读诵。淫欲之火渐渐消灭。淫欲灭已, 慢心自灭。慢 心灭已,其心则定。其心定已,结使则灭。结使灭已,心得解脱。心解脱已,即得道果。是则名为大 神咒力。诚谛 不虚,神力如是。断酒五辛七七四十九日。诸不净肉悉不得食。

Wahai putera dan puteri yang berbudi, bila batin tersadarkan, maka birahi akan lenyap. Hendaklah menjapa Dharani ini. Akan mengikis kobaran api birahi.
Bila birahi telah sirna, maka kesombongan juga akan sirna.
Bila kesombongan sirna, maka batinnya akan tenang dalam samadhi.
Bila batin telah tenang maka akan memperoleh pembebasan.
Bila batin memperoleh pembebasan, maka akan memperoleh buah ke Buddhaan.

Inilah kekuatan dari Mahamantra ini, sungguh sejati tiada kepalsuan.
Demikianlah kekuatannya.
Berpantanglah makanan dan minuman yang membuat hilangnya kesadaran dan berpantanglah lima macam sayuran menyengat selama kelipatan 7 hari sampai 49 hari.
Janganlah makan semua daging yang tak suci.

若男子行者九九八十一日。若女人行者七七四十九日。复昼夜六时勤心读诵。烧黑沉水、白旃檀香。 散华供养十方 诸佛。六时读诵曾不废忘。日数足已,结使即灭。其心泰然,无复淫欲。当深生欣跃自发庆幸。今我 遭遇大圣神力 。此身宜至佛身。不惧沦溺。如是净心念念信向。断诸恶作转杂言论离间之语。不念名利。如是日数 足已。决定解 脱。其心泰然。无复欲慢。

Para putera yang berbudi hendaknya melakukan dalam 81 hari kelipatan 9,
sedangkan para puteri yang berbudi  dalam 49 hari kelipatan 7.

Dalam enam waktu tekun menjapakannya.
Membakar heichenshui, dupa cendana putih.
Menabur bunga mempersembahkannya pada sepuluh penjuru Buddha.
Dalam enam waktu menjapakannya tanpa alpa.

Setelah hitungan harinya usai, segala ikatan akan sirna.
Batinnya akan tenang dan terang, tiada birahi.
Saat itu akan timbul suka cita yang mendalam.

Saat ini aku menerima kekuatan Yang Mahasuci, tubuh ini adalah tubuh Buddha, tidak takut akan kematian.
Demikianlah pikiran suci akan berkembang. Mematahkan semua perbuatan jahat dan kata kata yang tidak bermanfaat.

Tidak memikirkan mengenai nama dan keuntungan pribadi.

Demikianlah setelah genap hitungan harinya, pasti memperoleh pembebasan. Batinnya akan tenang tiada nafsu dan kesombongan.

pengalaman pribadi sih, lebih suka membaca Shurangama mantra lengkap 5 bab atau sutera dari Yao ce cinmu yang cen cing. ada sesiung senior menganjurkan bagian terakhir dari bab kedua shurangama yaitu “om svasthir bavatu mama imam mama sya”
ditambah lagi sajak versi indonesia :

wanita cantik menjadi penuh koreng
ciuman di bibir menjadi lidah ular
Mulan jamila menjadi bau tak tertahankan
tak melirik lagi segera membuang muka
Tugu monas aman dari mara bahaya

Air mani adalah harta yang tak terhingga.

Comments (1) »

Mantra membalas budi orang tua

MANTRA MEMBALAS BUDI ORANG TUA

mantra balas budi orang tua “Namo Miliduo Duoboyi Soha”,

bila setiap hari dalam bulan 7 (lunar) menjapanya 49 kali, dapat membalas budi jasa orang tua. Ini adalah sebuah penekunan upaya kausalya bagi perorangan,  karena jika Upacara Ritual Ullambana dilakukan sendiri  maka tidak semua orang yang sanggup membiayainya, namun bila dilaksanakan bersama dengan khalayak, biaya yang dikeluarkan akan lebih sedikit dan manfaatnya sama.

Bila keluarga miskin tidak sanggup mengikuti Upacara Ulambana, maka saya menyarankan untuk menjapa mantra ini 49 kali setiap hari, bila dalam bulan 7 dilaksanakan setiap hari , maka juga akan berhasil meyeberangkan arwah orang tua. Tiap keluarga melahirkan Buddha, pahalanya sangat besar.

Catatan : Bila mantra ini dijapakan untuk orang tua yang masih hidup, maka orang tua akan memperoleh kesehatan dan panjang usia.

Leave a comment »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 86 pengikut lainnya.